Padangsidimpuan-Sumut ( mataelangnusantara.id ), Gelar Sidang Paripurna DPRD terkait laporan pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Padangsidimpuan senin (6/4/2026) berlangsung panas karena adanya penolakan oleh beberapa anggota DPRD yang tidak menyetujui disebabkan
Karena banyaknya kegiatan Pemerintah Kota Padangsidimpuan yang diduga tidak sesuai dengan yang dilaporkan dan yang dilaksanakan dilapangan.
Kenerja Pemko Padangsidimpuan tahun 2025 dinilai salah satu tokoh masyarakat Ismail Candra Pasaribu terkesan jalan ditempat kemudian ditambah lagi banyaknya permasalahan yang diduga korupsi seperti masalah irigasi batunadua yang diketahui sebelumnya sudah menjadi konflik dan polemik ditengah masyarakat, tidak hanya itu saja kemudian ditambah lagi persoalan masalah bantuan bencana yang tidak tepat sasaran dan masih banyak lagi permasalahan lainnya.
Kemudia ditambah lagi belakangan ini adanya beberapa Dinas Pemerintahan Kota Padangsidimpuan yang tersandung kasus korupsi
Salah seorang tokoh dan pemerhati pemerintah kota padangsidimpuan serta aktivis masyarakat Ismail Candra Pasaribu mengatakan kepada awak media ini bahwa
Diawal rapat paripurna DPRD Kota Padangsidimpuan sudah muncul berbagai polemik dan penolakan LKPJ Walikota tahun anggaran 2025
Ia menambahkan, Terkait Walikota Padangsidimpuan H.Letnan Dalimunte, disini perlu saya sampaikan bahwa adanya isu penolakan oleh Fraksi partai PDIP namun akhirnya LKPJ tersebut berjalan dengan mulus sebab diduga ada main mata antara pihak eksekutif dan legislatif yang meloloskan LKPJ tahun 2025 yang diduga sudah sesuai dengan kesepakatan mereka, ungkapnya
Kemudian belakangan ini adanya isu kenaikan gaji anggota dewan atau DPRD yang sama sekali tidak memberikan kontribusibusi positif yang sipatnya menampung berbagai keluhan ataupun aspirasi rakyat
Berikut dimana masyarakat Kota Padangsidimpuan yang terkena dampak bencana banjir dan adanya program bantuan bencana banjir tidak tepat sasaran dan sudah viral diberbagai medsos bahkan media lainnya
Buruknya kenerja dimasa kepemimpinan Walikota H. Letnan Dalimunte sehingga banyak menimbulkan polemik dan isu ditengah tengah masyarakat apalagi sudah memasuki tahun kedua masih belum ada program yang jelas dan ditemukan banyaknya dugaan korupsi, tegasnya
Ketika dikonfirmasi Sekretaris Dewan Kota Padangsidimpuan ia menjawab siap menerima kritikan dan saran asalkan narasi pemberitaan tersebut sipatnya mengarah kepada hal-hal positif sekaligus ia meminta kepada awak media agar menghetikan pemberitaan miring tentang kebobrokan Pemeritahan Kota Padangsidimpuan.
(Marlis Sikumbang)



