Tapsel-Sumut/ ( mataelangnusantara.id ), Semangat emansipasi wanita yang diperjuangkan ibu kartini, jadikan suatu momentum dalam peringatan hari kartini, Efrida Yanti Pakpahan STP, MM plt Dinas Pendidikan untuk meningkatkan kwalitas pendidikan di Kabupaten Tapanuli Selatan buat gagasan dengan Gerakan Transformasi Pendidikan yang lebih baik
Sosoknya yang menggambarkan perjuangan ibu kartini yang terus berjuang dalam suasana birokrasi dalam meningkatkan mutu dan gagasan baru demi meningkatnya kwalitas pendidikan di kabupaten tapanuli selatan
Karir yang dia bangun melalui proses panjang yang penuh dengan pembelajaran yang dimulai dari staf kemudian dipercaya menjadi kepala seksi, kepala bidang sampai sekretaris, disetiap jenjang menjadi ruang penguatan kapasitas dan integritas
Kini tanggungjawab sebagai plt dinas pendidikan kabupaten tapanuli selatan diembannya dengan prespektif yang matang dengan visi misi yang terarah, baginya jabatan bukan sekedar posisi struktural, melainkan sarana untuk menghadirkan dampak positif didunia pendidikan
Beliau menempatkan pendidikan sebagai instrumen strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi kuat secara karakter dan adaptif mengahadapi perubahan zaman
Dalam praktek kepemimpinannya Efrida menonjolkan pendekatan kolaboratif, ia juga aktif membangun komunikasi kepada para guru, tenaga pendidikan dan hingga pemangku kepentingan lainnya dengan memastikan setiap kebijakannya dapat selaras dengan kebutuhan dilapangan
Ia percaya bahwa kemajuan pendidikan tidak bisa dicapai secara individual melainkan dengan kerja bersama, disisi lain ia memberi perhatian khusus pada pemberdayaan perempuan dalam dunia pendidikan
Mulai dari peningkatan kompetensi guru perempuan hingga mendorong partisipasi aktif siswa dan siswi agar terus melanjutkan pendidikan, menjadi bagian penting dari agenda kerjanya, ia ingin memastikan tidak ada lagi ruang dalam keraguan bagi kapasitas kaum perempuan
Tantangan tentu tidak terelakkan, namun ia menjawabnya dengan konsisten kinerja dan keteguhan prinsip, ia membuktikan bahwa perempuan mampu berdiri sejajar dalam kepemimpinan tanpa harus kehilangan nilai empati dan kepekaan sosial yang menjadi kekuatannya
Sejalan dengan arah pembangunan Daerah Selatan Bupati Tapanuli Selatan H. Gusirawan Pasaribu, Efrida mengimplementasikan prinsip tersebut, “BANGKIT, ‘ sebagai landasan kerja
Ia juga menguatkan semangat pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat, melalui berbagai program pendidikan yang berorientasi pada pemilihan dan penguatan kwalitas sumber daya manusia.
Apa yang ia lakukan hari ini bukan hanya menjalankan amanah tapi tentang membuka jalan bagi generasi perempuan berikutnya bagaimana melangkah lebih jauh lagi, sebuah upaya nyata dalam meneruskan semangat kartini, mewujudkan pendidikan yang inklusif, berkeadilan dan menjadi harapan kita semua
(Marlis Sikumbang)



