Telaga,Mataelangnusantara.Id -Perwakilan Kemenduk bangga/BKKBN Provinsi Gorontalo Bekerja Sama Dengan Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana ( KB) Kabupaten Gorontalo, Melaksanakan Kegiatan Acara Sinergitas 5 Krida Saka Kencana melalui Aksi Dashyat, Pelayanan KB, Kampung KB dan Penyuluhan PIK-R Serta Pengukuhan GATI desa Talumelito Tahun 2025. Bertempat, Gedung Olahraga Desa Talumelito Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo.
Gelar kegiatan Sinergitas 5 Krida Saka Kencana melalui Aksi Dashyat, Pelayanan KB, Kampung KB dan PIK-R Serta Pengukuhan GATI desa Talumelito Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo 2025, Resmi dibuka langsung Oleh Bupati Kabupaten Gorontalo H.Sofyan Puhi, S.T sekaligus mengukuhkan Gerakan Ayah Teladan Indonesia ( GATI ) desa Talumelito Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo 2025, bertempat di Gedung Olahraga dan Seni Budaya Desa Talumelito Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo, turut dihadiri oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Ir.Diano Tino Tandaju, ST, M.E.rg, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana ( KB ), Rismawaty Arsad, SE, M.Si, Camat Telaga Biru, Muchtar Potutu, S.Ag, Kapolsek Telaga Biru, IPTU Fitri Sarino Ali, SH, MH, Abdurahman Nango, S.Ag, Kepala Desa Talumelito, Wilson H.Yantu, S.I.P dan Ketua Pin Saka Kencana Kabupaten Gorontalo, Abdurahman Nango, S.Ag.peserta peransaka berjumlah 72 orang.
Dalam Sambutannya Bupati Kabupaten mengatakan: Saka Akademi merupakan wadah penting untuk mengapresiasi prestasi mendorong inovasi dan peningkatan mutu pendidikan di daerah kita.Melalui kegiatan ini kita berupaya menciptakan ekosistem Pendidikan kondusif dimana setiap anak berhak mendapatkan akses dan kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi akademik dan non -akademik mereka secara optimal.Keberhasilan Pendidikan tidak hanya diukur dari nilai rapor, tetapi juga dari kemampuan anak anak kita untuk berfikir kritis, kreatif dan akhlak mulia. Melalui sinergi antara saka kencana dengan program – program prioritas BKKBN yaitu aksi Dashyat, Pelayanan KB, Kampung KB dan PIK-R merupakan kolaborasi strategis antara gerakan Pramuka dan pemerintah untuk mewujudkan Kegiatan pembinaan generasi muda, kepramukaan maupun penguatan peran keluarga.Sinergi antara sekolah, organisasi adalah respons tegas terhadap tantangan ini Gerakan Ayah Teladan Indonesia ( Gati ) hadir kita untuk mengubah paradigma bahwa peran ayah bukan hanya sebagai pendidik utama, pelindung dan sahabat karib anak anaknya.
Pengukuhan GATI ( gerakan Ayah Teladan Indonesia) hari ini di desa Talumelito Kecamatan Telaga Biru adalah bagian tak terpisahkan dari upaya besar kita dalam menyukseskan program prioritas nasional,yaitu penurunan angka stunting . Gerakan Gati secara langsung mendukung capaian program Gerakan Orang Tua Asuh ( Genting) yang di gagas oleh Kemendukbangga/BKKBN.Peran begitu fundamental dalam pencegahan stunting, pertama peran ayah dalam 1.000 hari pertama kehidupan ( HPK ) . Periode Emas ini dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun adalah penentu masa depan kognitif dan fisik anak. Ayah yang siaga dan peduli akan memastikan nutrisi terbaik, tersedia untuk ibu hamil dan menyusui. Kedua peran ayah sebagai Manager keluarga sehat. Gati mengajarkan ayah untuk menjadi pengambil keputusan yang bijak terkait kesehatan dan perencanaan keluarga.Ini mencakup memastikan anak rutin dibawah keposyandu, memastikan sanitasi dan kebersihan rumah tangga serta mendukung penggunaan kontrasepsi untuk jarak kelahiran yang ideal.Peran Gati adalah sistem pertahanan pertama keluarga melawan stunting dan gizi buruk.Pada kesempatan ini pula kepada para calon Ayah Teladan Indonesia yang akan saya kukuhkan, jadi pengukuhan ini bukan sekedar lambang didada, tetapi dijadikan sumpah dan ikrar dihati, untuk menjadi ayah hadir sepenuhnya dalam hidup anak – anak anda.
Akhirnya sinergi antara saka akademik dan gerakan ayah Teladan Indonesia ( GATI ) menegaskan kembali komitmen kita bahwa pendidikan yang berkualitas harus dimulai dari keluarga yang harmonis dan suportif, ketika peran ayah dan ibu seimbang, anak – anak tumbuh menjadi generasi yang tangguh, cerdas dan siap menghadapi tantangan masa depan.Demikian, Dan dengan memohon Ridho Allah Allah Subhana Huwataala dan telah disaksikan oleh seluruh hadirin dengan ini saya resmikan dan kukuhkan para calon Ayah Teladan Indonesia ( GATI ) desa Talumelito Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo 2025.Mari kita jadikan momentum besar sebagai penyemangat untuk terus bekerja keras, berkolaborasi dan berinovasi. Kita memiliki tanggung jawab moral untuk menyiapkan generasi penerus yang jauh lebih baik dari kita. Keluarga yang teladan akan melahirkan pemuda-pemudi yang hebat adalah jaminan bagi Indonesia Emas 2045 yang kita cita- citakan.Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan kepada kita semua dalam menjalankan amanah ini, Ammien Ya Rabiul Alamien terima kasih.Dulo Ito Mopolamahu Lipu : Tutur H.Sofyan Puhi, S.T.
Terakhir Kepala Dinas PPKB Kabupaten Gorontalo mengatakan: terkait dengan kegiatan saka akademik hari ini, kami tergabung saka kencana hari ini berupaya untuk adik-adik peserta peran saka khususnya saka kencana bisa melihat visualisasi emplementasi sinergitas 5 Krida , sehubungan dengan peran kami sebagai pengemban saka kencana, ada beberapa Krida yang pertama kita reproduksi, ketahanan keluarga, Krida kependudukan,Krida komunikasi informasi.dan sinergitas berencana.Olehnya kegiatan hari ini adalah 5 spot kegiatantentunya untuk melihat bagaimana penerapan atau emplasementasi 5 Krida tersebut.Jadi hari ini ada dapur sehat aksi stunting atau dasyhat, pelayanan KB , Kampung keluarga berkualitas, kemudian peserta saka kencana bisa melihat langsung rumah data kependudukan sebagai salah satu syarat dari kampung keluarga berkualitas dan ada juga kegiatan forum Gendre untuk para peserta peran saka kencana: Ujarnya Rismawaty Arsad,
Harapan: Insyaallah dengan hari ini adik-adik melihat visualisasi nyata dari 5 Krida tersebut, kami ingin adik – adik ini bisa memiliki wawasan, bagaimana adik – adik sebagai generasi penerus bangsa bisa melihat program – program pemerintah terkait kebijakannya terutama dibidang kependudukan.Jadi sejauh mana pemerintah daerah dengan kebijakan – kebijakan kependudukannya ini bisa mencapai Indonesia Emas 2045 Pungkasnya, Rismawaty Arsad, SE, M.Si. (Ismail)



